Warning Kapal Asing Ilegal yang Beli Ikan di Tengah Laut, WH: Perikanan dan Baby Lobster di Banten Besar

- 7 April 2021, 16:49 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) saat membuka webinar soal potensi perikanan di Banten dari ruang kerjanya di rumah dinas Gubernru Banten, Kota Serang, Rabu 7 April 2021. /Humas Pemprov Banten for SerangNews.com/

SERANG NEWSGubernur Banten Wahidin Halim (WH) sebut potensi perikanan dan benur atau baby lopster di Banten sangat besar. Sayangnya, masih ada kapal asing ilegal yang membeli ikan langsung ke nelayan di tengah laut.

Kondisi itu, kata WH, harus menjadi perhatian pihak pengelola pelabuhan perikanan dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

"Menurut beberapa kalangan, potensi perikanan Provinsi Banten luar biasa. Hanya belum dikelola dengan baik," kata Gubernur Banten WH saat membuka webinar ‘Meneropong Potensi Kelautan dan Perikanan Terpadu dan Berkelanjutan Provinsi Banten’ secara virtual dari Ruang Rapat Rumah Dinas Gubernur Banten di Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 158 Kota Serang Rabu 7 April 2021.

Baca Juga: Resmikan Tol Serpong-Cinere dan Cengkareng-Kunciran, WH Sanjung Jokowi: Beri Keselamatan Rakyat Banten

Baca Juga: Viral Video Ormas Bubarkan Pertunjukan Seni Budaya di Medan dan Dianggap Syirik

Kata WH, selama ini terjadi perdebatan bagaimana mengoptimalkan nelayan. Namun sampai hari ini, nasib masyarakat nelayan mulai berubah ke arah yang lebih baik dan produktif.

"Bagaimana kita meningkatkan kemampuan mereka secara profesional," uajr WH.

Menurutnya, kebutuhan ikan di Provinsi Banten dan DKI Jakarta cukup besar. Di sisi lain, hingga saat ini Provinsi Banten belum memiliki buffer stock (persedian yang disiapkan) ikan. Sehingga ketika harga ikan naik, kita bisa menyeimbangkan harga dipasaran.

"Seharusnya, kita punya cold storage yang besar agar mampu menyimpan kebutuhan selama beberapa bulan," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Ken Supriyono


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X