DKI Jakarta Perpanjang PSBB Transisi Hingga 6 Desember, Aturan Ganjil Genap Ditiadakan

- 23 November 2020, 12:38 WIB
Sat Lantas Jaktim gabung Dishub, Satpol PP & TNI melaksanakan Operasi Yustisi 2020 pencegahan  Virus Covid 19 di Check Point Elang Bondol Jl. Raya Bekasi Jaktim/Twitter/@TMCPoldaMetro
Sat Lantas Jaktim gabung Dishub, Satpol PP & TNI melaksanakan Operasi Yustisi 2020 pencegahan Virus Covid 19 di Check Point Elang Bondol Jl. Raya Bekasi Jaktim/Twitter/@TMCPoldaMetro /

 

SERANG NEWS – Ditlantas Polda Metro Jaya memutuskan tidak memberlakukan pembatasan kendaraan bermotor dengan sistem ganjil-genap pada Senin, 23 November 2020.

Alasannya seiring dengan berlakunya kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di Provinsi DKI Jakarta.

Kebijakan ini akan diperpanjang terhitung Senin, 23 November sampai dengan 6 Desember 2020 atau selama dua minggu ke depan.

Baca Juga: Anies Baswedan Posting Buku How Democrasies Die, Gayung Bersambut Fadli Zon Posting Demokrasi Kita

Baca Juga: Update Corona per 15 November DKI Jakarta Paling Banyak Tambah Kasus dan Jabar Paling Banyak Sembuh

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk memperpanjang kebijakan ini menyusul belum turunnya angka kasus Covid-19 yang terjadi di Ibukota.

“Dengan diperpanjangnya masa PSBB transisi Provinsi DKI Jakarta, maka pembatasan kendaraan bermotor dengan sistem ganjil-genap (gage) tetap tidak diberlakukan,” ujar Dirlantas Ditlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, dikutip Serang dari NTMC Polri, Senin 23 November 2020.

Baca Juga: Update Covid-19 di Indonesia, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur per 19 November

Kombes Sambodo mengaku pihaknya mengikuti aturan yang dibuat oleh pihak Pemprov DKI Jakarta yang tertuang dalam Kepgub DKI Jakarta Nomor 1100 Tahun 2020.

Bunyi dari Kepgub itu yakni mengatur perpanjangan pemberlakuan masa pembatasan sosial berskala besar pada masa transisi menuju masyarakat sehat, aman, dan produktif.

Diketahui, Pemrov DKI Jakarta kembali memperpanjang kebijakan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) masa transisis menuju masyarakat sehat, aman dan produktif selama 14 hasi ke depan.

Baca Juga: Tekan Penyebaran Covid-19 dan Keterbatasan Anggaran, Pemda DKI Jakarta Tidak Rayakan Tahun Baru

Kebijakan ini mulai berlaku pada 23 November sampai dengan 6 Desember 2020.

“Pemrov DKI Jakarta dapat menerapkan kebijakan rem darutat atau emergency brake policy apabila terjadi kasus secara signifikan atau tingkat penularan yang menghawatirkan sehingga membahayakan sistem kesehatan kita,” ujar Gubernur Anies Baswedan. ***

 

Editor: Ken Supriyono

Sumber: NTMC Polri


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah