Aksi Mogok Produksi, 2 Makanan Kesukaan Rakyat Ini Hilang di Pasar, Harga Juga Naik

2 Januari 2021, 19:40 WIB
Kenaikan harga bahan baku tahu tempe menuai reaksi dari produsen. /pixabay/ Bintang_Galaxy

 

SERANG NEWS – Harga kebutuhan pokok di pasaran mulai beranjak naik pada Januari 2021 ini. Khususnya di pasar Jabodetabek.

Kenaikan harga ini diungkapkan oleh Ketua Bidang Keanggotaan DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Dimas Hermandiyansyah.

Dimas melaporkan adanya kenaikan kebutuhan pokok seperti harga tahu dan tempe hingga 20 persen. Kenaikan ini terjadi merata besok Minggu (3/1/2021) di pasar tradisional wilayah Jabodetabek.

Baca Juga: Harga Cabai Merah di Kabupaten Serang Semakin Pedas, Capai Rp80 Ribu perkilo

"Tempe dan tahu ini naik bervariatif sampai 20 persen. Seperti tempe yang ukuran sedang kualitas bagus dari Rp10.000 di jual Rp12.000 sekarang," ujarnya kepada wartawan, Sabtu 2 Januari 2021.

"Tahu juga naik sih sama 20 persen. Itu merata di pasar-pasar Jabodetabek,” ujarnya dikutip SerangNews.com dari PMJNews.com.

Alasan naiknya harga tempe dan tahu diketahui karena adanya aksi mogok produksi dari sejumlah produsen pengusaha tempe dan tahu.

Baca Juga: Industri Game Online Mengalami Peningkatan di Masa Pandemi, Pasar Indonesia Terbesar se-ASEAN

Khususnya yang tergabung dalam Pusat Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Puskopti) DKI Jakarta.

"Kenaikan harga sendiri karena ada mogok produksi juga kan dari sejumlah produsen yang tergabung dalam Puskopti. Jadi mereka mungkin mengikuti instruksi Puskopti," jelasnya. 

Masih dari keterangannya, aksi mogok produksi tahu dan tempe dipicu adanya lonjakan harga kedelai impor sejak beberapa hari terakhir.

Baca Juga: KPP Luncurkan Pasar Laut, Lihat Akses Kredit Rakyat untuk Pemodalan Pelaku UMKM di Sektor Perikanan

"Ini membuat produsen kesulitan untuk tetap menjaga kelangsungan usaha di tengah pandemi Covid-19," pungkasnya. ***

Editor: Ken Supriyono

Sumber: PMJ News

Tags

Terkini

Terpopuler